Vulgar

Akhir-akhir ini saya lagi seneng baca koran lokal Jakarta seperti Koran Pos Kota. Gak tahu kenapa saya suka sama judul-judul berita yang ada di koran itu, judulnya suka pengen bikin saya ketawa. Walaupun judul beritanya kebanyakan agak vulgar dan beda dengan koran nasinal lain yang judulnya berkesan formal. Dan sudah dua hari ini saya baca koran yang judulnya vulgar. Ya memang saya lagi agak bosan dengan koran yang formal gitu isi maupun judul beritanya.

Memang sih judul beritanya terkesan blak-blakan, namun menurut saya sih gak jadi masalah karena bisa menjadi kakarter yang khas bagi media tersebut. Tapi ya koran dengan gaya bahasa seperti ini belum pantas dibaca anak-anak karena gak mengandung unsur edukasi, melainkan hanya mengedepankan informasi.

Saya sih sebagai pembaca yang awam dalam dunia jurnalistik gak mempermasalahkan gaya bahasa penulisan, namun apakah gaya bahasa yang nyeleneh dan blak-blakan itu apakah melanggar etika penulisan dalam jurnalistik? Saya rasa sih mungkin enggak, karena kalau dianggap melanggar pastinya media tersebut sudah dikenakan sanksi dan mungkin akan meredesain kembali struktur dari penulisan koran tersebut. Yah biarlah seorang jurnalis yang memberi tanggapan akan hal ini, saya hanyalah pembaca yang haus akan informasi saja kok🙂