Curhatan T.A

Ini namnya galau, besok pagi saya harus bimbingan TA sama Bapak Dosen, dan sekarang progress TA untuk bimbingan besok masih bisa dibilang belum selesai, maka malam ini saya harus lumayan bekerja ekstra untuk menuntaskan hal ini untuk keperluan bimbingan.

Sayang sekali untuk jurusan saya Periklanan yang merupakan jurusan baru dan angkatan saya merupakan yang paling senior di jurusan itu menjadikan dalam urusan tugas akhir, kami sama sekali  belum ada refrensi namun pihak kampus hanya memberikan buku panduan saja. Hal itu membuat saya sedikit galau karena saya banyak menemukan kebingungan dalam pengerjaannya yang diantaranya berhubungan dengan masalah kepenulisan. Walau di bimbing dengan dosen, namum bimbingan sama dosen kan hanya seminggu sekali, jadi saya sendiri yang mesti inisiatif  untuk melakukan dan mencari pembenaran dalam TA  saya.

Dan yang paling saya sayangkan lagi, tidak diberikannya refrensi TA milik kampus lain yang sejurusan sehingga kiranya saya dan teman-teman bisa menjadikan TA tersebut sebagai acuan maupun contoh dalam kepenulisan. Ya itu mungkin sebagain curhatan saya sebagai mahasiswa yang duduk di dalam jurusan baru dan menjadi mahasiswa paling senior di jurusan itu sehingga angkatan kamilah yang bakal menjadi contoh bagi adik-adik kelas kami.

Semoga dengan segala keterbatasan dan kekurangan serta ketidaksempurnaan yang saya dan teman-teman jumpai, Allah SWT. memberikan kelancaran, kemudahan  dan kesuksesan bagi kami mahasiswa D3 yang sedang melaksanakan TA sehingga bisa lulus tepat waktu dengan hasil yang memuaskan, Amin..

Dan saya mulai berfikir, kok gak kerasa udah mau lulus aja yaa?? 3 tahun serasa semakin cepat berlalu. Namun gak tahu kenapa saya seperti ada perasaan yang menganjal yang berkenaan dengan masa-masa kuliah.. Ahh sudah deh, itu kan Cuma perasaan, yang penting harap saya kita semua sukses dan tetap semangat deh 🙂

Advertisements

SIDAK

Waktu malam tadi saya nonton acara Mata Najwa di Metro TV yang sedang melakukan kunjungan bersama Wakil Menteri Hukum dan Ham  Bapak Denny Indrayana ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang di Jakarta dan Sukamiskin di Bandung.

Kunjungan tersebut dilakukan sekitar malam hari yang bertujuan melakukan sidak di kamar tahanan KORUPTOR Negeri ini yang mendekam di kedua Lapas tersebut. Dan dari hasil sidak ke beberapa kamar tahanan ditemukanlah beberapa hasil yang menurut saya sungguh mencengangkan, yaitu ditemukannya kamar tahana yang tidak lazim bagi kamar tahanan yang semestinya, seperti adanya kamar tahanan yang layaknya kamar kos pribadi yang serba lengkap dengan perkakas maupun perabotannya, ada juga temuan beberapa tahanan KORUPTOR yang membawa gadget ke dalam sel yang seharunya kata Pak Wakil Menteri itu merupakan barang yang tidak boleh dipergunakan di dalam sel.

Agak heran juga sih dengan temuan yang terjadi, ya saya rasa  mungkin sudah barang tentu ada kemungkinan kongkalingkong antara tahanan KORUPTOR dengan oknum pegawai Lapas, masa sih bisa-bisanya bawa barang yang terlarang ke dalam Lapas. Harapan saya sih semoga sistem di Lapas yang seperti itu bisa segera dibenahi supaya para tahanan KORUPTOR baik yang baru maupun yang sudah lama mendekam di sel  bisa mendapatkan efek jera dengan masa hukuman yang mereka dapatkan.

Dan saya cukup mengapresiasi dan mendukung penuh langkah yang dilakukan oleh Pak Wakil Menetri dalam melakukan sidak ke Lapas demi memperbaiki sistem Lapas yang mungkin sedang mengalami kebobrokan, Insyal Allah langkah Bapak selalu mendapat Ridho Allah SWT. Demi membela kebenaran dan sedikit demi sedikit menumpas tindak pidana KORUPSI, Amin..